Masa depan pendidikan mereka cerah jika tidak terbentur dengan biaya mahal.

10 Mei 2008

Wong Manggung nang Kaltim

Silaturahmi bersama terkesan sederhana, tapi penuh makna.

Minggu, 23 Maret 2008 lalu warga Temanggung di Bontang Kalimantan Timur berkumpul. Acara silaturahim yang bertempat di taman rekreasi danau permain PC VI Komplek Pupuk Kaltim Bontang itu berlangsung meriah.

Hadir pada acara ini, 4 keluarga dari Senggata, yakni keluarga Dwi Nugroho (Jampirejo). Priyo Budi (Tretep), Eko Haryono (Kranggan), Daryanto (Bejen).

Sedangkan dari tuan rumah Bontang hadir 6 keluarga; Hadi Siswanto (Tembarak), Sutanto (Ngadirejo), Prayitno(Parakan),Sarmadi (Suronatan), Waltoyo (Ngadirejo) dan Puput Rahiyanto (Jampiroso).

Jarak Bontang Sengata 60km dengan kondisi jalan yang agak rusak
sehingga memakan waktu perjalanan dua jam. Di danau Permai keakraban tersebut dilengkapi dengan keasyikan melihat panorama alam dan area wisata yang indah.

Acara santai ini membicarakan banyak hal, mulai dari pekerjaan masing-masing, kenangan kampung halaman dan membicarakan Buletin Stanplat. Selain ngobrol, acara makan bersama membuat suasana semakin akrab.

Hadirnya Stanplat di kalangan perantau asal Temanggung di seluruh Indonesia membuat suasana kampung halaman menjadi dekat karena para perantau bisa mendapatkan informasi melalui Stanplat. ” Sayangnya, jatah kita kurang. Kalau bisa keluarga di Sanggata juga mendapat kiriman,”kata salah seorang perantau.

“Di Sanggata , warga Temanggung cukup banyak. Ada yang sering ngumpul arisan dengan jumlah 20 keluarga dari berbagai macam profesi. Sampai sekarang generasi keturunan Temanggung sudah masuk ke generasi ketiga," tutur Dwi Nugroho.

Sementara di Bontang, semenjak pembangunan Pabrik Pupuk Kaltim dan PT Badak tahun 1980an, warga Temanggung hingga kini mencapai lebih 30 keluarga. Tahun 1994 silam, pernah ada pertemuan di Hotel Andika. Saat itu yang hadir bukan hanya karyawan saja, melainkan juga para petani transmigran. Mereka pernah hadir beramai-ramai menyewa satu bus.

Di kawasan transmigrasi Perkebunan Inti Rakyat (PIR), banyak karyawan asal Jumo, Ngadirejo, Tretep dll. Sampai kini di sana mereka menanam karet.

Pertemuan lain juga pernah diadakan lebih besar, yakni silaturahim warga Temanggung se-Kalimantan Timur (1997). Setahun kemudian, pertemuan diadakan lagi, yaitu kunjungan perantau Bontang ke saudara-saudara di PIR.

Menindaklanjuti pertemuan di Bontang tersebut, para peserta berharap ada pertemuan lagi. Mereka berencana bertemu kembali bulan Mei atau Juni 2008.

Pertemuan itu nanti diharapkan mampu menghadirkan lebih banyak lagi warga Temanggung di Kalimantan Timur. Jika tidak ada halangan, pertemuan direncanakan di lokasi Teluk Senggata. Bagi Anda warga Temanggung di Kaltim dan sekitarnya, mari kita rajut kebersamaan melalui tali silaturahmi.

Puput Rahiyanto warga Bontang asal Jampirejo Temanggung

Email: prahiyan@gmail.com



0 komentar:

 
© Original template design: BlogspotTutorial - modifite by Andy Yoes